Kamis, 30 April 2020

Laporan Alat Menggunakan Bahasa Pemprograman



TRASH BOX
BERBASIS ARDUINO

 





Disusun Oleh:

Relis Reza Hesnin (1021911016)


Kelas: 2 B


FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG
Jl. Kampus Terpadu UBB, Kel. Balunijuk, Kec. Merawang, 
Kab. Bangka, Bangka Belitung
TAHUN PELAJARAN 2020/2021





KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “Bahasa  Pemrograman Komputer” tepat pada waktunya. Makalah ini disusun dalam rangka untuk memenuhi tugas mata kuliah Pemrograman komputer.
Dalam kesempatan kali ini, kami ucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu, diantaranya:
Bapak Ghiri Basuki Putra ST.MT. selaku dosen mata kuliah Pemprograman Komputer. Teman-teman kelas 2 B, Jurusan Teknik Elektro Universitas Bangka Belitung yang telah memberikan dukungan.
Harapan penulis dalam makalah kali ini adalah agar penulis dapat memberi pengetahuan mengenai materi menjelajahi dunia pustaka Bahasa Indonesia kepada pembaca. Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk makalah ini, agar dapat mengevaluasi dan meningkatkan kualitas dalam pembuatan makalah selanjutnya. Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat.

Balunijuk, 1 mei 2020


Penulis






DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL..........................................................................................i
KATA PENGANTAR........................................................................................ii
BAB 1 PENDAHULUAN...................................................................................1
         A.  Latar Belakang..................................................................................1
         B.  Tujuan..............................................................................................1
BAB 2  LANDASAN TEORI..............................................................................2
BAB 3  RANCANGAN SISTEM........................................................................3
             A.  Alat dan Bahan..............................................................................3
             B.  Bahasa Pemprograman.................................................................3
             C.  Langkah Pembuatan......................................................................3
             D.  Gambar Rancangan Trash Box Otomatis........................................3
BAB 4  PENUTUP...........................................................................................4
             KESIMPULAN.....................................................................................4





BAB 1 
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
     Tempat sampah (bahasa Inggris: Trash Box) adalah tempat untuk menampung sampah secara sementara, yang biasanya terbuat dari logam atau plastik. Di dalam ruangan, tempat sampah umumnya disimpan di dapur untuk membuang sisa keperluan dapur seperti kulit buah atau botol. Ada juga tempat sampah khusus kertas yang digunakan di kantor. Beberapa tempat sampah memiliki penutup pada bagian atasnya untuk menghindari keluarnya bau yang dikeluarkan sampah. Permasalahannya adalah kebanyakan harus dibuka secara manual.
        Untuk menyelesaikan malasah diatas saya memikirkan satu teknologi yang biasa disebut mikro controler. Disini saya akan membuat suatu alat yang bernama Trash Box Otomatis Berbasis Arduino yang mana tutup Trash Box tersebut akan terbuka sendirinya saat objek memasuki jangkauan sensor yang saya pasang di Trash Box tersebut.

B. Tujuan
      Agar memudahkan manusia untuk membuang sampah,supaya tidak susah lagi untuk membuka tutup sampah dan tidak lagi mencium baunya.




BAB 2
LANDASAN TEORI
            
   Trash Box ( kotak sampah ) adalah tempat pembuangan sampah, yang dimana sampah-sampah tersebut akan di simpan sementara. Kotah sampah memiliki 2 jenis yaitu kotak sampah terbuka dan kotak sampah tertutup. Kebanyakan sekarang orang memakai kotak sampah yang tertutup,agar tidak kecium dengan bau busuknya. Tetapi masyarakat resah akan kotak sampah tertutup ini,karena harus membuka tutupnya dengan manual. Lama kelamaan tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan akan menurun.
      Nah, disini saya memikirkan bagaimana caranya agar kita bisa membuang sampah tanpa harus membuka tutupnya secara manual. Saya akan membuat Trash Box ( kotak sampah ) secara otomatis dengan menggunakan Arduino. Nah, dengan adanya Trash Box otomatis ini kita tidak perlu membukanya secara manual. Karena Trash Box ini di lengkapi dengan berbagai jenis sensor. Sensor yang akan saya gunakan adalah sensor gerak, ketika kita khendak membuang sampah ke trash box, maka trash box akan terbuka dan sebaliknya ketika kitas sudah membuang sampah,maka trash box akan tertutup dengan sendirinya. Di zaman sekarang teknologi semakin berkembang dengan sangat cepat. Sehingga membantu kita dalam melakukan segala sesuatu dengan mudah. 




BAB 3
RANCANGAN SISTEM

A. Alat dan Bahan
     1. Kotak sampah yang memiliki tutup
     2. Arduino UNO
     3. Mini Servo
     4. Sensor Infrared
     5. Kabel jumper
     6. Lem
     7. Kawat
     8. Baterai 5 volt

B. Bahasa Pemprograman 
        Bahasa yang akan saya gunakan adalah bahasa C, karena mikrokontroler di program menggunakan bahasa pemprograman Arduino yang memiliki kemiripan Syntax dengan bahasa pemprograman C dan karena sifatnya terbuka maka siapa saja dapat mengunduh skema hardware arduino dan membangunnya.

C. Langkah Pembuatan
    Adapun langkah-langkah dalam pembuatan trash box otomatis ini di antaranya:
1. Siapkan semua alat dan bahan
2. Tempelkan kawat di atas tutup trash box dengan menggunakan lem.
3. Rangkailah rangkaian Arduino,mini servo serta sensor infrared dengan kabel jumper.
4. Setelah rangkaian selesai, cek kembali rangkaian tersebuy dengan benar.
5. Programlah rangkaian dengan sensor yang di inginkan,disini saya menggunakan sensor gerak.
 6. Setelah program berhasil, sambungkan arduino dengan baterai.
 7. Kemudian tempelkan alat ke trash box dengan menggunakan lem.
 8. Tes alat.
9. Apabila alat bekerja sesuai yang kita inginkan, berarti rangkaian kita benar.

D. Gambar Rancangan Trash Box





     

BAB 4
PENUTUP

Kesimpulan
        Dari laporan yang saya buat dapat di simpulkan bahwa teknologi sangat-sangat membantu kehidupan manusia,seperti halnya dengan alat yang saya buat ini yaitu Trash Box Otomatis Berbasis Arduino. Dari kotak sampah tang tadinya manual,bisa menjadi otomatis dengan adanya teknologi. Dengan adanya Trash Box Otomatis ini kita bisa membuang sampai dengan mudah tanpa membuka tutupnya, hanya dengan gerakkan tangan kita otomatis kotak sampah akan terbuka dan tertutup.

Sabtu, 25 April 2020

Makalah Play Stor dan Apps Stor

MAKALAH
PLAY STOR DAN APPS STOR



Disusun Oleh:
Relis Reza Hesnin (1021911016)


Kelas: 2 B


Dosen Pengampu:
Ghiri Basuki Putra, S.T., M.T.








FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG
Jl. Kampus Terpadu UBB, Kel. Balunijuk, Kec. Merawang, Pangkalpinang, Bangka Belitung
TAHUN PELAJARAN 2020/2021




KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul play stor dan apps stor  tepat pada waktunya. Makalah ini disusun dalam rangka untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia.
Dalam kesempatan kali ini, kami ucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu, diantaranya:

  1.   Bapak Ghiri Basuki Putra, S.T., M.T. selaku dosen mata kuliah pemrograman komputer.
   2.     Teman-teman kelas 2 B jurusan Teknik Elektro Universitas Bangka Belitung yang telah memberikan dukungan dalam penyusunan makalah ini.              
                            
Harapan penulis dalam makalah kali ini adalah agar penulis dapat memberi pengetahuan mengenai materi menjelajahi dunia pustaka Bahasa Indonesia kepada pembaca. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk makalah ini, agar dapat mengevaluasi dan meningkatkan kualitas dalam pembuatan makalah selanjutnya. Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat.


Balunijuk, 25 April 2020


Penulis



BAB 1
PENDAHULUAN
1.1          Latar Belakang
Dalam mencari aplikasi pasti kita akan mencari yang namanya play stor atau  apps stor  karena kedua aplikasi tersebut adalah sebuah toko digital yang menjediakan berbagai macam aplikasi dari mulai buku, GPS, sampai dengan game dan kedua aplikasi tersebut bisa kita akses dengan mudah di hp kita atau pun di computer.
Dan kedua aplikasi tersebut memberikan layanan yang hampir sama yaitu menyediakan layanan aplikasi dan hal hal lainnya yang kita butuhkan untuk hp atau computer kita.

1.2     Rumusan Masalah
Sehubungan dengan adanya masalah yang timbul maka penulis merumuskan masalah sebagai beikut :
1.      mengetahui perbedaan di antara play stor dan apps stor  ?
2.      mengetahui bagaimana sejarah dari play stor dan apps stor ?
1.3     Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulis melakukan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan mengenal aplikasi play stor dan apps stor  ?
1.4     Manfaat Penulisan
Dengan adanya penulisan makalah ini penulis berharap bermanfaat bagi :
1.      Diri penulis untuk melengkapi tugas pemorgraman computer
2.      Pihak – pihak yang ingin memperoleh informasi tentang aplikasi play stor dan apps stor  


BAB 2
PEMBAHASAN

A. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN
     Sejarah play store
Google Play (sebelum Google Play ) berasal dari tiga produk yang berbeda: Android Market, Google Music dan Google eBookstore.
Android Market diumumkan oleh Google pada 28 Agustus 2008,[2] dan tersedia untuk pengguna pada 22 Oktober.[3] Pada bulan Desember 2010, pemfilteran konten ditambahkan ke Android Market, setiap halaman detail aplikasi mulai menampilkan grafik promosi di bagian atas, dan ukuran maksimum aplikasi dinaikkan dari 25 megabita menjadi 50 megabita.[4] Google eBookstore diluncurkan pada 6 Desember 2010, memulai debutnya dengan tiga juta ebook, menjadikannya "koleksi ebooks terbesar di dunia". Pada November 2011, Google mengumumkan Google Music, bagian dari Play Store yang menawarkan pembelian musik. Pada bulan Maret 2012, Google meningkatkan ukuran maksimum aplikasi yang diizinkan dengan memungkinkan pengembang untuk melampirkan dua file ekspansi ke unduhan dasar aplikasi; setiap file ekspansi dengan ukuran maksimum 2 gigabita, memberikan pengembang aplikasi total 4 gigabita. Juga di bulan Maret 2012, Android Market diganti namanya menjadi Google Play.
Pada Mei 2016, diumumkan bahwa Google Play Store, termasuk semua aplikasi Android, akan datang ke Chrome OS pada bulan September 2016.[5]
Google Play, sebelumnya Android Market, adalah layanan distribusi digital yang dioperasikan dan dikembangkan oleh Google. Ini berfungsi sebagai toko aplikasi resmi untuk sistem operasi Android, yang memungkinkan pengguna untuk menelusuri dan mengunduh aplikasi yang dikembangkan dengan Android software development kit (SDK) dan diterbitkan melalui Google. Google Play juga berfungsi sebagai toko media digital, yang menawarkan program musik, buku, film, dan televisi. Ini sebelumnya menawarkan perangkat keras Google untuk pembelian sampai diperkenalkannya pengecer perangkat keras online yang terpisah, Google Store, pada 11 Maret 2015, dan juga menawarkan publikasi berita dan majalah sebelum perbaikan Google News pada 15 Mei 2018.
Aplikasi tersedia melalui Google Play baik gratis atau dengan biaya. Mereka dapat diunduh langsung pada perangkat Android melalui aplikasi seluler Play Store atau dengan menyebarkan aplikasi ke perangkat dari situs web Google Play. Aplikasi yang mengeksploitasi kemampuan perangkat keras dari suatu perangkat dapat ditargetkan untuk pengguna perangkat dengan komponen perangkat keras tertentu, seperti sensor gerak (untuk game yang bergantung pada gerakan) atau kamera yang menghadap ke depan (untuk panggilan video online). Google Play store memiliki lebih dari 82 miliar unduhan aplikasi pada 2016 dan telah mencapai lebih dari 3,5 juta aplikasi yang diterbitkan pada 2017.[1] Ini telah menjadi subjek berbagai masalah mengenai keamanan, di mana perangkat lunak berbahaya telah disetujui dan diunggah ke toko dan diunduh oleh pengguna, dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.
Google Play diluncurkan pada 6 Maret 2012, menyatukan Android Market, Google Music, dan Google eBookstore di bawah satu merek, menandai perubahan dalam strategi distribusi digital Google. Layanan yang termasuk dalam Google Play adalah Google Play BooksGoogle Play GamesGoogle Play Film & TV dan Google Play Music. Setelah merek-ulang, Google secara bertahap memperluas dukungan geografis untuk setiap layanan.

B.  Sejarah apps store
Apple App Store adalah platform distribusi aplikasi untuk iOS yang dikembangkan dan dikelola Apple Inc. Layanan ini memungkinkan pengguna menjelajah dan mengunduh aplikasi yang dikembangkan dengan Apple iOS SDK. Aplikasi dapat diunduh langsung ke sebuah perangkat iOS atau komputer pribadi (Macintosh atau PC) melalui iTunes.
Apllikasi di App Store umumnya ditargetkan untuk perangkat iOS seperti iPhone dan iPad dan dapat memanfaatkan fitur-fitur khusus pada perangkat seperti sensor gerak untuk kontrol permainan dan kamera untuk panggilan video daring. Aplikasi dapat diunduh gratis atau dengan harga yang ditetapkan. Selain itu bisa juga menggunakan cara monetisasi dalam aplikasi seperti iklan atau pembelian item. Apple mengambil 30 persen keuntungan yang didapat melalui aplikasi dan 70 persen sisanya dikembalikan ke produsen aplikasi.
Bagi Anda pengguna iPhone, mungkin sudah begitu mengenal yang namanya Apple App Store. Apple App Store merupakan sebuah platform distribusi aplikasi digital yang dikembangkan dan dikelola oleh Apple Inc untuk iOS. Pasarnya iOS ini memungkinkan pengguna untuk mencari dan men-download aplikasi dari iTunes Store yang dikembangkan dengan SDK (Software Development Kit) iOS atau SDK Mac dan dipublikasikan melalui Apple Inc. Aplikasi yang tersedia ada yang bersifat gratis tetapi ada juga yang sifatnya berbayar. Aplikasidapat di-download langsung ke perangkat pengguna atau di-download ke PC /Mac melalui iTunes.
Apple App Store didirikan dan dibuka sebagai pasar market iOS pada tanggal 10 Juli 2008 melalui sebuah update iTunes. Lalu pada tanggal 11 Juli, iPhone 3G yang datang dengan iOS 2.0.1 diluncurkan dengan sistem preloaded yang didukung oleh Apple App Store. Firmware baru iOS 2.0. untuk iPhone dan iPod Touch juga disediakan melalui iTunes. Sekitar tanggal 6 bulan Juni 2011, setidaknya ada 425.000 aplikasi resmi dari pihak ketiga yang tersedia di Apple App Store.
Apple App Store dapat diakses dari iPhone, iPod Touch dan iPad melalui aplikasi iOS dengan nama yang sama. Layanan market ini juga merupakan satu-satunya cara bagi pengguna produk Apple untuk bisa men-download aplikasi asli ke perangkat iOS tanpa harus melakukan jailbreaking.
Pada bulan Februari 2011, Apple mengumumkan layanan barunya yang berbasis langganan, di mana memungkinkan para developer untuk mengatur perpanjangan dan harga langganan secara bebas. Layanan baru dari Apple App Store tersebut memungkinkan developer untuk menjual konten secara langsung melalui aplikasi mereka, serta memungkinkan pengguna untuk menerima konten baru selama periode waktu tertentu.
Sekitar tanggal 10 Juli 2008, CEO Apple, Steve Jobs mengatakan kepada USA Today bahwa Apple App Store tekah diisi oleh 500 aplikasi pihak ketiga untuk iPhone dan iPod Touch, dan dari jumlah tersebut sekitar 25% nya bersifat bebas. Berbeda dengan aplikasi standar yang telah built-in pada iPhone, aplikasi download dari Apple App Store dapat dihapus oleh penggunanya suatu hari nanti.
Para pesaing Apple lainnya pun memiliki market sendiri untuk aplikasi-aplikasi mobile-nya.Sebut saja Palm Inc yang memiliki toko aplikasi yang mirip dengan Apple App Store untuk perangkat Palm dengan mengumumkan App Catalog untuk webOS pada Palm Pre yang dirilis pada tanggal 6 Juni 2009.
Platform lainnya adalah Android Market yang digunakan oleh perangkat yang hubungannya dengan sistem operasi Google Android. Microsoft juga merilis Windows Phone Marketplace, sebuah toko aplikasi untuk platform Windows Phone mereka.
Selain nama-nama di atas, tercatat juga nama perusahaan lain yang diklaim menyerupai Apple App Store, seperti Nokia dengan Ovi Store, Samsung dengan Samsung Apps terutama untuk memenuhi OS Bada sendiri, lalu RIM yang meluncurkan BlackBerry App World. [MG]

1. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PLAY STOR       DAN APPS STOR  
     1.1 KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PLAY                  STOR
KELEBIHAN :
-          Selalu up to date
-          bisa memperbaharui secara otomatis
-          banyak aplikasi, game yang gratis (hehe)
-          kemudahan dalam mengakses dan proses download
-          satu akun dengan google mail
-          mempunyai banyak pilihan
KEKURANGAN :
-          jika telah memperbaharui akan memiliki penyimpanan yang semakin besar
-          banyak aplikasi yang mempunyai ukuran yang besar terutama game game terkenal


      
     1.2. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN APPS                 STOR
Kelebihan AppStore:
1.Lebih Aman
Android dikategorikan sebagai sistem operasi cukup rentang terserang virus. Meski Google telah melakukan perlindungan, perangkat masih terkena serangan malware. Google Play menjadi salah satu celah rusaknya perangkat olehmalware. Meski sudah melakukan perlindungan pada aplikasi itu, ancaman virus lain bisa datang dari mana saja, termasuk dari jaringan WiFi. Tercatat ada 32.8 juta perangkat Android yang terinfeksi virus malwaretahun lalu.
Sementara, sistem keamanan iOS lebih terstruktur. Semua aplikasi yang dibuat untuk iPhone atau iPad harus melewati proses pengujian yang ketat. Memang, sempat ada laporan tentang terinfeksinya aplikasi oleh virus. Namun, Apple sudah memperbaikinya dan menjamin bahwa App Store kini sudah bersih dari virus.
2.Lebih Mudah
Menurut kita yang sudah mencicipi iOS merasa sistem operasi milik Apple ini lebih mudah digunakan. Bahkan, untuk pemula sekali pun, mempelajari kinerja iOS cukup dengan mengklik ikon menu dan melihat fungsinya.
3.Desain Menarik
Tampilan iOS didisan khusus oleh perancang asal Inggris, Jony Ive. Tampilannya yang catchydan penuh warna dipadukan dengan disain minimalis pada ikon dan menu pada perangkat iPhone atau iPad. Selain tampilan, desain pada iPhone 5S misalnya, terasa ringan, sederhana dan modern di genggaman. Perpaduan antara metal dan kaca membuat ponsel ini lebih solid. iPhone 5S bahkan mengalahkan Samsung Galaxy S4 sebagai ponsel tercepat dengan sistem operasi 64-bit A7 chipset terbaru.
4.Update Tidak Terbatas
Android akan melakukan pembaruan sistem operasinya dengan meluncurkan Kit Kat 4.4 dalam waktu dekat. Terdapat lebih 100 ribu perangkat Android, mulai dari ponsel dan tablet. Tapi sayangnya, tak semua perangkat Android bisa merasakannya. Hanya sekitar 1.5 persen perangkat yang bisa menjalankan sistem operasi baru ini. Bagi pengguna iPhone, tidak ada diskriminasi dalam pembaruan sistem operasi iOS 7. Sejak diluncurkan September lalu, semua perangkat iOS bisa meng-update dan menjalankan sistem operasi ini. Memang sempat ada gangguan untuk pengguna iOS 6 untuk upgrade ini, tapi sejak 22 Oktober lalu, Apple kembali mengupdate iOS 7 menjadi iOS 7.0.3 dan belum ada laporan gangguan dari pengguna.

KELEMAHAN APP STORE.
Fungsi pencarian spesifik
Apple baru-baru ini memperbarui algoritma pencarian di App Store agar hasil yang ditampilkan bisa lebih akurat dengan kata kunci yang kita tuliskan. Tetapi, hingga saat ini masih sulit untuk menemukan aplikasi ketika kita tidak mengetahui namanya.
Bila Anda mencari aplikasi berdasarkan fungsinya atau aplikasi yang bisa menyelesaikan tugas tertentu, maka hasil yang Anda dapatkan bisa saja nihil. Misalnya Anda menuliskan 'catat keuangan' untuk mencari aplikasi yang bisa mencatat keuangan setiap bulan, maka di App Store tidak ada aplikasi yang ditampilkan.
Sedangkan di Play Store, aplikasi keuangan tersebut akan muncul, baik aplikasi dari Indonesia ataupun berbahasa Inggris.
Susah ditemukan dan tidak ada rekomendasi
Jika Anda ingin mencari aplikasi baru, tetapi tidak mengetahui persis apa yang Anda cari, di App Store akan sangat sulit. Di App Store, tab Unggulan (Feature Tab) hanya memecahkan masalah untuk aplikasi di sejumlah kategori, misalnya game baru, aplikasi paling populer, game populer, dan pilihan tersebut akan terus di update.
Tidak ada cara mencoba aplikasi berbayar
Selama ini banyak pengguna yang mengeluhkan jika tidak ada cara untuk melihat demo dari aplikasi sebelum membelinya. Maka dari itu, banyak pengembang yang membuat aplikasi gratis untuk fitur yang terbatas, dan ada pula yang menyiasatinya dengan menawarkan pembelian di dalam aplikasinya.
Padahal dengan fitur demo ini, pengguna tidak akan was-was kehilangan uangnya sia-sia hanya untuk membeli aplikasi yang tidak mereka sukai. Dengan begitu, aplikasi premium juga bisa lebih diterima.
Tidak ada fitur sosial
Jika di Play Store, aplikasi yang dinilai oleh teman kita, akan mendapatkan rekomendasi yang lebih sering muncul di Play Store milik kita. Sedangkan di App Store tidak demikian. Kita tidak mengetahui aplikasi apa yang teman sangat sukai hingga memberikan review, atau mana aplikasi yang diinginkan oleh teman.
Fitur tersebut terbukti cukup berpengaruh pada pengguna jika mengetahui aplikasi baru untuk kita tersebut ternyata telah dipakai oleh teman. Ya, banyak orang yang lebih memilih mendengar rekomendasi teman sendiri dari pada orang lain.
Tidak ada update untuk aplikasi bawaan iPhone
Meskipun Anda bisa memperbarui semua aplikasi yang Anda download di App Store, pernahkah Anda melihat aplikasi bawaan iPhone juga ada pemberitahuan? Apple memang memperbaiki bug dan menambahkan fitur aplikasinya melalui update iOS. Hal tersebut berarti jika ada bug di aplikasi Mail, maka Anda harus menunggu update iOS terbaru agar Apple memperbaikinya.

2.  PERBEDAAN ANTARA PLAY STOR DAN               APPS STOR  
Berbicara tentang perbedaan antara iOS dan Android mungkin tidak ada habisnya. Kedua jenis system operasi ini memiliki kelebihan serta kekurangannya masing masing. Dari segi aplikasi misalnya, banyak sekali aplikasi yang hanya kompatibel dengan salah satu system operasi begitu juga sebaliknya. Tempat resmi untuk mendownload aplikasi untuk Android dan iOS juga tidak sama, kalau Android memiliki Google Playstore, maka iOS juga memiliki App store yang tujuan utama dari masing masing aplikasi tersebut tetap sama adalah tempat untuk mengunduh aplikasi bagi jenis system operasi yang bersangkutan.
Berikut perbedaan dari AppStore dengan PlayStore:
Kualitas Aplikasi Dan Keterbukaan Terhadap Developer
Memang salah satu kelebihan dari Playstore dibandingkan dengan App store adalah banyaknya aplikasi yang ditawarkan. Jumlah yang banyak tersebut tentu saja semakin memberikan pilihan terhadap pengguna Android(PlayStore) terhadap macam dari aplikasi yang ingin kita pasang pada smartphone. Tapi banyaknya macam aplikasi ini tidak selamanya memiliki efek positif. Seperti yang saya ketahui bahwa jumlah aplikasi yang ada pada App store memang tidak sebanyak Google Playstore, namun hal tersebut tanpa alasannya adalah karena pihak Apple sendiri yang benar benar selektif dalam memilih aplikasi.
Bagi pengguna, tentu sikap selektif dalam memilih aplikasi yang layak masuk ke dalam AppStore tersebut merupakan hal yang positif. Karena semakin ketat atiran atau prosedurnya yang ada, maka kualitas dari aplikasi yang ada di dalam App store itu akan lebih terjamin. Hal tersebut membuat para developer memiliki kemungkinan yang cukup besar untuk ditolak ketika melakukan submit ke AppStore. Maka hal itulah, mengapa banyak developer yang lebih memilih pasar Playstore.
Kemudahan Dalam Pencarian Aplikasi
Salah satu faktor yang membedakan antara Playstore dengan AppStore adalah proses pencarian aplikasi melalui fitur pencarian(search). Pada Playstore, keyword yang kita masukkan akan dicocokkan dengan keterangan apapun yang ada pada aplikasi mulai dari judul hingga deskripsinya dari aplikasi itu sendiri. Sementara di AppStore, keyword yang kita masukkan akan dicari melalui fitur keyword yang telah disiapkan pada masing masing developer ketika mereka mendaftarkan aplikasinya di AppStore. Jadi secara umum dari segi pencarian Playstore memiliki hasil yang lebih luas, namun dari segi relevansi iOS cenderung lebih tepat, selama keyword yang kita masukkan tidak terlalu spesifik.
Harga Serta Kompatibilitas
Berbicara soal harga tentu saja Playstore merupakan tempat dimana kita dapat mendapatkan berbagai jenis aplikasi tanpa harus mengeluarkan uang untuk membelinya. Serta banyaknya aplikasi yang ditawarkan juga secara tidak langsung menunjukkan fleksibilitas dalam hal kompatibel tidaknya aplikasi tersebut terhadap kebanyakan smartphone. Memang jika melihat dari segi harga dan kompatibilitas AppStore dapat dibilang kalah, namun perlu diingat karena aplikasi pada AppStore telah melalui prosedur seleksi yang maksimal maka kita dapat percaya bahwa tidak ada aplikasi yang tidak memuaskan saat kita mencari di AppStore.
Kelebihan Dari Playstore:
1.Tersedia Banyak Aplikasi
Banyak sekali aplikasi-aplikasi menarik yang disediakan di google Play ini, dan menariknya aplikasi ini sangat mendukung segala jenis Hp yang berbasic android.
2. Banyak Game Menarik
Ingin download game yang menarik, fitur terbaik, di mana lagi kalau bukan di google play. Untuk pengguna HP basic android tidak perlu khawatir, sebab di Play store ini banyak tersedia berbagai game yang bisa anda nikmati.
3. Tema terbaik
Banyak memang tema yang menarik dan cantik, termasuk di Play Store ini. Anda dapat mencari dan langsung downloadnya secara gratis sesuai dengan keinginan anda.
4. Kemudahan Akses
Tidak perlu takut dengan internet anda yang lambat, sebab untuk membuka Play Store tidak lama dan tidak memakan banyak kuota internet, jadi adakah yang anda takutkan?
5. Banyak Kategori
Tidak saja kategori game, tema dan aplikasi yang lainnya, akan tetapi anda akan dimanjakan dengan banyaknya kategori yang anda suka, sehingga akan menambah koleksi berbagai aplikasi yang anda inginkan.
6. Selalu Update
Aplikasi- aplikasi dari google Play akan terus menerus update, sehingga anda akan terus dapat menikmati perkembangan aplikasi, baik yang telah anda download atau belum.
7. Tanggapan atau Komentar
Di google Play anda diberikan untuk ikut berpartisipasi baik dengan berkomentar, memberi saran atau kritik. Ini dikarenakan tujuan dari google untuk membuat pelanggannya senang

3 MACAM BAHASA PEMROGRAMAN YANG SANGAT DI BUTUHKAN SAAT INI DALAM MEMUDAHKAN DALAM MENCARI KERJA

3.1. BAHASA PEMROGRAMAN C++
C++ adalah bahasa pemrograman komputer yang di buat oleh Bjarne Stroustrup, yang merupakan perkembangan dari bahasa C dikembangkan di Bell Labs (Dennis Ritchie) pada awal tahun 1970-an, bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu B. Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix. Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standards Institute) pada bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded. Bjarne Stroustrup pada Bell Labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an. Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding).[1] Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading.[butuh rujukan] Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek

3.2. PYTHON (BAHASA PEMROGRAMAN)
Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna[9] dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode.[10] Python diklaim sebagai bahasa yang menggabungkan kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas,[11] dan dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta komprehensif. Python juga didukung oleh komunitas yang besar.
Python mendukung multi paradigma pemrograman, utamanya; namun tidak dibatasi; pada pemrograman berorientasi objek, pemrograman imperatif, dan pemrograman fungsional. Salah satu fitur yang tersedia pada python adalah sebagai bahasa pemrograman dinamis yang dilengkapi dengan manajemen memori otomatis. Seperti halnya pada bahasa pemrograman dinamis lainnya, python umumnya digunakan sebagai bahasa skrip meski pada praktiknya penggunaan bahasa ini lebih luas mencakup konteks pemanfaatan yang umumnya tidak dilakukan dengan menggunakan bahasa skrip. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi.
Saat ini kode python dapat dijalankan di berbagai platform sistem operasi, beberapa di antaranya adalah:
Symbian (untuk produk-produk Nokia)
Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa versi. Lihat sejarahnya di Python Copyright. Namun pada prinsipnya Python dapat diperoleh dan dipergunakan secara bebas, bahkan untuk kepentingan komersial. Lisensi Python tidak bertentangan baik menurut definisi Open Source maupun General Public License (GPL).

 3.3. BAHASA PEMROGRAMAN JAVA
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi



dan menurut saya tentang aplikasi FightCovid19.id adalah aplikasi ini sangat lah bagus karena kita bisa melihat rumah sakit tersekat yang kita bisa kunjungi bila merasa diri kita atau keluarga kita mengalami gejala gejala covid 19 dan kita dapat menghubungi pihak pihak yang dapat membantu kita apa bila diri kita atau keluarga kita terkena covid 19 tapi kita tidak bisa pergi kerumah sakit dengan menghubungi pihak pihak tertentu yang telah disediakan oleh aplikasi FightCovid19.id ini.

SOAL UAS

1. Jelaskan dan gambarkan tentang perkembangan  bahasa Pemograman dari dulu hingga sekarang 2. Jelaskan dan gambarkan fungsi b...